Kapolsek Cisarua Hadiri Pembentukan Desa Tanggap Bencana di Tugumukti
Kegiatan digelar mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai bertempat di Aula Desa Tugumukti. Pembentukan Destana ini menjadi langkah strategis pemerintah desa dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam.
Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Pemerintah Desa Tugumukti, para ketua RW, mahasiswa KKN UIN Sunan Gunung Jati Bandung, BPBD Kabupaten Bandung Barat, serta anggota Linmas Desa Tugumukti. Sinergi lintas unsur ini diharapkan memperkuat ketahanan desa.
Kapolsek Cisarua hadir sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program mitigasi bencana. Sementara itu, narasumber utama dalam kegiatan ini berasal dari BPBD Kabupaten Bandung Barat yang memberikan materi terkait kebencanaan.
Materi yang disampaikan mencakup cara masyarakat bersikap lebih tenang saat menghadapi bencana alam. Peserta dibekali pengetahuan agar tidak panik dan mampu mengambil langkah penyelamatan yang tepat.
Selain itu, warga juga diajarkan mengenali ciri-ciri awal terjadinya bencana alam. Pemahaman ini penting agar masyarakat bisa melakukan antisipasi dini sebelum bencana berdampak lebih luas.
Kapolsek Cisarua KOMPOL Iwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas inisiatif Desa Tugumukti membentuk Destana. Menurutnya, desa yang tanggap bencana akan lebih siap melindungi warganya dan meminimalisir korban.
"Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi tanya jawab bersama narasumber BPBD terkait langkah konkret di lapangan," ucap Kompol Iwan Setiawan.
Dengan terbentuknya Destana, diharapkan Desa Tugumukti menjadi percontohan desa siaga bencana di Kecamatan Cisarua. Kolaborasi pemerintah, TNI, Polri, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam membangun ketangguhan desa.(Rustandi)





Posting Komentar