Polsek Cipatat Klarifikasi Ledakan Amunisi Tua di Kampung Ciparang: Murni Kecelakaan, Bukan Aktivitas Militer
Berdasarkan analisa visual dan koordinasi teknis awal di lapangan, objek pemicu ledakan merupakan amunisi militer sisa kelamaan atau _Unexploded Ordnance_ (UXO). Kondisinya sudah sangat tua, berkarat, dan sebagian badan mengalami korosi akibat tertimbun lama di dalam tanah pekarangan luar pemukiman sipil," kata Kompol DMS Andriani Sapin saat di wawancara media Kamis (09/07/2026)
Kapolsek menegaskan peristiwa ini murni kecelakaan akibat ketidaktahuan warga sipil. Korban mencoba membuka paksa benda besi tua tersebut dengan benturan keras sehingga memicu ledakan.
"Insiden ini sama sekali tidak berkaitan dengan aktivitas latihan aktif maupun manajemen amunisi satuan militer di wilayah Cipatat saat ini," tegas Kompol DMS Andriani.
Sejak menit pertama kejadian, Polsek Cipatat bahu-membahu dan berkoordinasi satu pintu dengan jajaran TNI, baik unsur Koramil maupun kesatuan militer setempat. Sinergitas TNI-Polri fokus mengamankan perimeter lokasi dan menenangkan warga sekitar agar tidak terjadi kepanikan,"tambah Kapolsek.
"Kapolsek memastikan hubungan dan kerja sama TNI-Polri di wilayah Cipatat tetap solid. Ia meminta masyarakat tidak terpengaruh isu-isu liar yang dapat mengganggu harmonisasi antar-instansi yang selama ini terjalin sangat baik," ujar Kapolsek.
Bersama unsur Koramil dan Pemerintah Desa, Polsek Cipatat mengimbau kepada warga, khususnya pekerja lapangan atau pencari barang bekas. Apabila menemukan objek besi tua berbentuk tabung, lonjong, atau menyerupai material militer, warga dilarang memindahkan, memukul, menggetok, atau membongkar secara mandiri.
"Warga diminta segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau Babinsa setempat agar objek dievakuasi aman oleh tim ahli. Langkah ini penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa yang membahayakan keselamatan jiwa," pesan Kompol DMS Andriani.
Kapolsek juga meminta rekan media dan masyarakat tidak membuat spekulasi atau narasi sepihak. Klarifikasi ini menjadi rujukan informasi resmi yang objektif. (Rustandi)






Posting Komentar