Program Peace Corps Kembali Hadir di Kota Cimahi, Lurah Leuwigajah Hadiri Sosialisasi di MAN Kota Cimahi
Pada pelaksanaan kali ini, relawan Peace Corps yang berasal dari Amerika Serikat akan bertugas mengajar Bahasa Inggris di MAN Kota Cimahi selama dua tahun. Selama masa penugasan, para relawan akan tinggal bersama keluarga angkat (host family) di lingkungan masyarakat agar dapat beradaptasi, memahami budaya Indonesia, sekaligus membangun kedekatan dengan warga sekitar.
Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Cimahi, Dr. Lia Nur'Asriah Maulia, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan menyambut baik kembali hadirnya Program Peace Corps. Menurutnya, keberadaan relawan internasional akan menjadi pengalaman berharga bagi peserta didik dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sekaligus memperluas wawasan global melalui interaksi langsung dengan penutur asli.
Sementara itu, Direktur Peace Corps Indonesia, Brian Gleeson, berharap seluruh relawan dapat melaksanakan tugas dan pengabdian mereka dengan baik selama berada di Kota Cimahi. Ia juga berharap dukungan dari pemerintah daerah, pihak sekolah, dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang nyaman sehingga para relawan mampu menjalankan program secara optimal dan memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Lurah Leuwigajah, Dini Gusniar, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi internasional seperti Peace Corps merupakan peluang yang sangat baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempererat hubungan antarbudaya.
"Kami menyambut baik kembalinya Program Peace Corps di Kota Cimahi. Semoga para relawan dapat menjalankan tugasnya dengan lancar, merasa nyaman selama tinggal bersama masyarakat, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kemampuan berbahasa Inggris para siswa dan memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Amerika Serikat," ungkap Dini.
Melalui pelaksanaan Program Peace Corps untuk kedua kalinya di Kota Cimahi, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah, sekolah, masyarakat, dan para relawan dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas, inklusif, dan berwawasan global. (**)








Posting Komentar