Target Juara Dunia Lagi! Wali Kota Cimahi Lepas Akademi Persib U13 ke Gothia Cup Swedia
Suasana haru dan bangga menyelimuti prosesi pelepasan. Satu per satu pemain muda berseragam kebanggaan Akademi Persib Cimahi U13 bersalaman dengan Wali Kota Cimahi sebelum bertolak ke Eropa. Mereka akan berjuang membawa nama Cimahi, Jawa Barat, hingga Indonesia.
Wali Kota Cimahi Ngatiyana menyampaikan rasa bangga luar biasa karena para pemain muda ini akan tampil di turnamen sepak bola usia 13 tahun terbesar di dunia. Tahun ini, Gothia Cup 2026 diikuti oleh 178 negara dengan ribuan tim dari berbagai benua.
“Alhamdulillah kontingen ini akan mewakili Cimahi, Jawa Barat bahkan Indonesia untuk berangkat ke Swedia. Ada 178 negara yang ikut dalam pertandingan. Ini bukan sekadar turnamen, tapi panggung dunia,” ujar Ngatiyana.
Wali Kota mendoakan agar Akademi Persib Cimahi U13 mampu mendominasi pertandingan dan membawa pulang medali emas untuk Kota Cimahi. Ia mengingatkan bahwa tahun lalu Akademi Persib Cimahi berhasil meraih juara satu, ranking satu dunia di Gothia Cup Swedia.
"Mengingat tahun kemarin Akademi Persib Cimahi mendapatkan juara satu, ranking satu dunia di Swedia dalam Gothia Cup, mudah-mudahan tahun 2026 kembali diraih oleh Cimahi, khususnya Indonesia, dan membawa hasil yang maksimal,” katanya.
Kepada para atlet, Wali Kota berpesan agar bertanding dengan semangat, disiplin, dan menjunjung sportivitas. Ia menyebut para pemain U13 ini adalah calon pemain Persib masa depan yang harus dijaga prestasinya sejak dini.
“Kita bangga punya atlet-atlet usia tiga belas yang akan mewakili Kota Cimahi untuk menjadi pemain-pemain Persib yang akan datang. Jaga nama baik, jaga kesehatan, dan tampilkan yang terbaik. Kita sambut, kita doakan mudah-mudahan berhasil, selamat, sukses kembali ke Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu Ketua Akademi Persib Cimahi, Amrullah, menjelaskan bahwa ini merupakan keberangkatan kedua kalinya ke Gothia Cup. Tahun lalu timnya sukses menjadi juara pertama dunia. Namun skuad yang berangkat hari ini wajahnya berbeda.
“Tahun kemarin yang berangkat usianya 13 tahun, sekarang sudah 14 tahun sehingga tidak bisa ikut lagi. Jadi untuk bisa berangkat lagi itu bukan karena juara bertahan. Kita mengikuti seleksi kembali dengan generasi yang sekarang ini,” ungkap Amrullah.
Amrullah menambahkan, Akademi Persib Cimahi U13 lolos ke Swedia setelah menjuarai tingkat Jawa Barat dan tingkat nasional. Atas capaian itu, PSSI kembali mempercayakan Akademi Persib Cimahi untuk mewakili Indonesia. “Alhamdulillah kita bisa berangkat karena juara Jabar dan nasional, sehingga dipercaya kembali oleh PSSI,” ujarnya.
Dari 18 pemain yang diberangkatkan, 12 orang merupakan hasil binaan murni Akademi Persib Cimahi. Sisanya diambil dari pemain terbaik lawan saat kejurnas, salah satunya berasal dari Lombok. Dua pemain merupakan skuad tahun lalu yang saat itu masih berusia 12 tahun dan kini menjadi pemain kunci.
“Perjalanan ini memang cukup panjang. Tidak serta-merta karena juara bertahan kemudian berangkat. Kita melalui seleksi lagi sampai pada akhirnya dipercaya kembali untuk mewakili Cimahi, Jawa Barat dan sekaligus Indonesia,” tutup Amrullah.
Akademi Persib Cimahi U13 menargetkan mempertahankan gelar juara dunia di Gothia Cup 2026.
"Dukungan penuh dari Pemkot Cimahi dan masyarakat diharapkan menjadi energi tambahan bagi para pemain muda kebanggaan Kota Cimahi," tandasnya. (Rustandi)









Posting Komentar