Api Berkobar di Bukit Cireundeu, Damkar Cimahi Soroti Dugaan Pembakaran Lahan
Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Namun laporan kebakaran baru diterima petugas pada pukul 20.06 WIB setelah kobaran api terlihat dari kawasan puncak Cimenteng.
Berdasarkan laporan petugas, titik kebakaran berada di lahan kosong kawasan Bukit Cireundeu, Kampung Cireundeu RT 01 RW 10, Kelurahan Leuwigajah. Lokasi api yang cukup jauh dari permukiman warga membuat petugas melakukan langkah pemantauan untuk mengantisipasi api merambat ke area lain.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk melakukan pemantauan terhadap titik api yang berada di kawasan sulit dijangkau.
“Berdasarkan hasil pemantauan, titik api berada cukup jauh dari permukiman warga dan akses menuju lokasi juga cukup sulit dijangkau. Oleh karena itu, kami terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya perambatan api,” ujar Aep.
Dalam penanganan kejadian tersebut, Damkar Kota Cimahi mengerahkan Unit 011 dengan dua personel. Selain Damkar, unsur BPBD, Koramil dan Kepolisian turut terlibat dalam pemantauan situasi di sekitar lokasi kebakaran.
Beruntung, kobaran api tidak sampai mengancam permukiman warga dan tidak dilaporkan adanya korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, dugaan adanya unsur kesengajaan dalam pembakaran lahan menjadi perhatian serius.
Aep Mulyana mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama di tengah kondisi cuaca yang berpotensi menyebabkan api dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Api kecil bisa dengan cepat membesar, apalagi di lokasi yang sulit dijangkau petugas. Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” tegas Aep. (Rustandi)







Posting Komentar