Api Mengamuk di Rumah Warga Citeureup, Damkar Cimahi Tiba dalam 5 Menit Selamatkan 15 Jiwa
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi Aep Mulyana menjelaskan, peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 06.50 WIB. Kepulan asap pertama kali diketahui oleh Ketua RT setempat yang melihat asap keluar dari bagian atap rumah. Curiga terjadi kebakaran, Ketua RT kemudian masuk ke dalam rumah untuk memastikan sumber asap.
"Saat melakukan pengecekan, api ternyata sudah membesar dan membakar bagian kamar rumah. Ketua RT bersama warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kota Cimahi," ujarnya.
Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 07.00 WIB. Regu 1 Pemadam Kebakaran Kota Cimahi langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil tiba hanya dalam waktu lima menit atau pukul 07.05 WIB.
Sebanyak dua unit mobil pancar dikerahkan dalam operasi pemadaman tersebut dengan melibatkan lima personel. Meski menghadapi kendala akses menuju lokasi berupa gang sempit dengan jarak sekitar 100 meter dari titik parkir kendaraan pemadam ke tempat kejadian perkara, petugas tetap bergerak cepat melakukan penanganan.
"Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala. Luas keseluruhan area lokasi diperkirakan mencapai 186 meter persegi, sementara bagian bangunan yang terdampak kebakaran sekitar 30 meter persegi," tutur Aep.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Sebanyak 15 jiwa berhasil terselamatkan. Namun, kebakaran mengakibatkan kerugian pada barang dan isi bangunan yang diperkirakan mencapai Rp30 juta, sementara aset bangunan senilai sekitar Rp500 juta berhasil diselamatkan dari ancaman api.
Penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan memerlukan pendataan lebih lanjut. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melaksanakan overhaul, pendataan, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran," tambah Aep.
"Penanganan kebakaran dinyatakan selesai pada pukul 07.39 WIB, sebelum seluruh personel kembali ke markas pada pukul 07.44 WIB. Kecepatan respons petugas menjadi faktor penting dalam mencegah kobaran api meluas di kawasan permukiman padat tersebut," tandasnya. (Rustandi)






Posting Komentar