Dua Pria Bersimbah Darah di Kamar Kontrakan Lembur Sawah Cimahi
Kedua pria tersebut diketahui berinisial D dan R. Keduanya ditemukan dalam kondisi bersimbah darah namun masih bernapas setelah meminta pertolongan kepada warga sekitar sekitar pukul 08.10 WIB.
Kapolres Cimahi AKBP M. Faruk Rozi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan penganiayaan yang terjadi di dalam kamar kontrakan.
“Benar kami menerima informasi dari masyarakat pada pukul 08.10 WIB. Kejadiannya di kamar kos atau kontrakan, yang terluka D dan R,” ujar Faruk saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis (13/8/2026).
Kondisi kedua pria tersebut cukup mengkhawatirkan. Keduanya mengalami luka serius pada bagian leher yang diduga akibat senjata tajam hingga mengalami pendarahan hebat. Setelah mendapat penanganan awal, keduanya kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk menjalani perawatan intensif.
“Untuk lukanya cukup parah di bagian leher karena senjata tajam, sampai menyebabkan pendarahan hebat. Saat ini mereka masih dalam perawatan intensif di RSHS,” kata Faruk.
Hingga kini, polisi masih mendalami siapa yang menjadi korban dan siapa yang diduga sebagai pelaku. Pasalnya, kedua pria tersebut belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan. Polisi juga belum memastikan apakah kejadian tersebut merupakan aksi duel, penganiayaan, atau bentuk pertikaian lainnya.
“Untuk kronologis dan motif masih kami dalami karena kedua korban belum bisa ditanya. Terkait duel atau apa, belum bisa menentukan karena tidak ada saksi yang menyaksikan kejadian,” ungkap Faruk.
Petugas Inafis Satreskrim Polres Cimahi telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah bercak darah ditemukan di dalam kamar kontrakan dan bahkan hingga ke jalan di depan rumah warga.
"Rekaman CCTV juga telah diamankan untuk membantu penyidik mengungkap rangkaian kejadian serta memastikan fakta di balik pertikaian berdarah tersebut," tutup Kapolres. (Rustandi)





Posting Komentar