Tatap Muka Danrem 172/PWY Bersama Tokoh Agama, Adat dan Masyarakat Keerom
Dalam arahannya, Danrem mengangkat tema “Keerom Menjadi Rumah Kita Bersama”, mengingat Keerom merupakan wilayah perbatasan RI–PNG yang memiliki potensi besar di bidang pertanian dan dihuni masyarakat yang majemuk. Danrem mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan, mengedepankan komunikasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi para tokoh untuk menyampaikan berbagai aspirasi masyarakat, mulai dari pengembangan pertanian, pengairan dan tata kelola lahan, perbaikan infrastruktur, pengelolaan hasil pertanian, Koperasi Merah Putih, hingga harapan terhadap peluang putra-putri Keerom dalam rekrutmen TNI. Berbagai aspirasi tersebut mendapat tanggapan dari Danrem untuk dikoordinasikan dan diupayakan sesuai dengan kewenangan serta kondisi yang ada.
Danrem juga mendorong masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah kebakaran hutan, serta menjauhkan generasi muda dari narkotika dan minuman keras. Menurutnya, keamanan dan persatuan merupakan bagian penting dalam menciptakan kondisi yang mendukung pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Dewan Adat Keerom Jack Yakop Mekawa menyampaikan komitmen tokoh adat untuk terus bersinergi dalam menjaga keamanan dan melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi persoalan di wilayah Keerom. Sementara itu, Ketua KNPI Kabupaten Keerom Cristian May menyampaikan dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian dan pembentukan kelompok tani guna mendorong Keerom menjadi salah satu lumbung pangan di Papua.
Seluruh rangkaian kegiatan yang diisi dengan dialog dan ramah tamah tersebut berlangsung aman dan lancar hingga selesai. Tatap muka ini diharapkan semakin memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga Keerom sebagai rumah bersama. (Korem 172/PWY)







Posting Komentar