Wali Kota Cimahi: Pramuka Harus Jadi Penggerak Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045
Ngatiyana menyampaikan, tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045” memiliki pesan strategis. Menurutnya, Pramuka harus mampu memantapkan tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme, memperkuat kapasitas pembina dan anggota, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar kepramukaan.
“Penguatan kwartir dan gugus depan menjadi pondasi agar pendidikan karakter berjalan konsisten,” tegas Ngatiyana, Kamis (27/08/2026)
Ngatiyana menilai tantangan generasi muda saat ini semakin kompleks. Krisis pangan, perubahan iklim, berkurangnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian, perkembangan teknologi informasi, hingga kecenderungan individualisme membutuhkan respons nyata dari dunia pendidikan, termasuk Gerakan Pramuka.
"Karena itu, Ngatiyana mendorong kegiatan Pramuka diarahkan pada keterampilan yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Edukasi pangan bergizi, pemanfaatan lahan produktif, kebun sekolah, pengolahan kompos, pemanfaatan pekarangan serta kepedulian terhadap lingkungan dinilai dapat menjadi media pembelajaran yang relevan bagi anggota Pramuka," ucap Wali Kota.
Menurutnya, swasembada pangan bukan sekadar mengajarkan anak muda bercocok tanam. Lebih dari itu, Pramuka perlu memahami sistem pangan secara lebih luas, mulai dari produksi, pemanfaatan lahan, pemenuhan gizi, pengurangan pemborosan makanan hingga membangun kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
“Indonesia Emas 2045 tidak akan datang dengan sendirinya. Masa depan itu sedang kita siapkan hari ini, dan generasi muda yang berdiri di hadapan kita adalah bagian dari generasi yang akan menentukannya,” ujar Ngatiyana.
Ngatiyana berharap Pramuka Kota Cimahi menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepemimpinan, kedisiplinan, semangat gotong royong, kecakapan hidup, literasi digital, kepedulian sosial serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan.
Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga melepas Kontingen Pramuka Kota Cimahi. Ia menegaskan pelepasan kontingen bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk pemberian restu, motivasi sekaligus amanah kepada para anggota Pramuka yang akan membawa nama Kota Cimahi.
“Ketika kalian berangkat, kalian tidak hanya membawa program, perlengkapan dan seragam. Kalian membawa nama baik Kota Cimahi,” kata Ngatiyana.
Wali Kota Cimahi pun berpesan kepada seluruh anggota kontingen agar menjaga sikap, kekompakan dan nama baik daerah selama menjalankan tugas. Menurutnya, karakter yang ditunjukkan anggota Pramuka di berbagai kegiatan akan menjadi cerminan kualitas generasi muda Kota Cimahi.
“Jaga sikap, jaga kekompakan dan jaga nama baik Kota Cimahi. Tunjukkan bahwa generasi muda Cimahi adalah generasi yang tangguh, disiplin dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Rustandi)








Posting Komentar