Warga Mengeluh, Warung Diduga Jual Miras Dicek Bersama: Pemilik Akhirnya Berjanji Setop Penjualan
Pengecekan tersebut menjadi respons atas keresahan masyarakat yang menginginkan lingkungan tempat tinggal tetap aman dan kondusif. Aparat turun langsung untuk memastikan informasi yang disampaikan warga sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas akibat peredaran minuman keras.
Kegiatan melibatkan Kepala Desa Cikole Drs. H. Tajudin, personel Satpol PP Kecamatan Lembang, Bhabinkamtibmas AIPDA Nuril Ahmad, Babinsa, MUI, Aliansi Cinta Lembang serta para ketua RT dan RW.
Saat dilakukan pemeriksaan, pemilik warung berinisial Wili mengakui bahwa dirinya menjual minuman keras. Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian bersama karena aktivitas penjualan dilakukan tanpa izin dan dinilai berpotensi menimbulkan persoalan di tengah masyarakat.
"Warga menyampaikan penolakan terhadap keberadaan penjualan miras tersebut. Kekhawatiran masyarakat bukan tanpa alasan, karena peredaran miras dinilai dapat menjadi salah satu pemicu terjadinya gangguan keamanan maupun tindakan kriminal di lingkungan," kata Bhabinkamtibmas.
Pemerintah Desa Cikole turut menegaskan bahwa aktivitas penjualan miras tidak sejalan dengan semangat “Cikole Berkah”. Pemerintah desa juga mengingatkan adanya ketentuan Perda Kabupaten Bandung Barat Nomor 3 Tahun 2014 yang menjadi salah satu dasar dalam penertiban peredaran minuman beralkohol.
"Setelah dilakukan pembinaan dan penyampaian sejumlah ketentuan, pemilik warung akhirnya membuat surat pernyataan untuk tidak kembali menjual minuman keras. Kesepakatan tersebut menjadi langkah preventif untuk menjaga situasi lingkungan sekaligus menjawab keresahan warga," ucapnya.
Kapolsek Lambang AKP Dana Suhenda mengatakan, kegiatan pengecekan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Langkah cepat aparat bersama pemerintah desa dan unsur masyarakat mendapat apresiasi warga sebagai bentuk ketegasan dalam menjaga lingkungan dari peredaran miras serta mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini. (Rustandi)





Posting Komentar