Api dari Lahan Kosong Merembet ke PT Trisula, Gudang Palet di Cimahi Dilalap Si Jago Merah
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 14.06 WIB dan langsung menerjunkan Regu 3 Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi ke lokasi kejadian.
Kecepatan respons menjadi perhatian dalam penanganan insiden tersebut. Tiga unit kendaraan pemadam dikerahkan dan petugas tiba di lokasi hanya dalam waktu 10 menit setelah laporan diterima, tepatnya pukul 14.16 WIB.
Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Aep Mulyana, mengatakan objek yang terdampak kebakaran merupakan gudang penyimpanan palet yang berada di kawasan PT Trisula.
"Dari luas keseluruhan area lokasi yang mencapai sekitar 13.000 meter persegi, kobaran api melanda objek seluas kurang lebih 600 meter persegi. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api tidak kembali muncul dan meluas ke bangunan lainnya," ujar Aep.
Berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian. Api disebut pertama kali muncul dari lahan kosong di pinggir tol sebelum akhirnya merembet dengan cepat menuju area perusahaan.
"Meski api sempat mengancam kawasan yang cukup luas, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Petugas berhasil mengendalikan kobaran api sehingga kebakaran tidak meluas ke objek lainnya," tegas Aep.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Nilai kerugian bangunan diperkirakan sekitar Rp25 juta, sementara kerugian barang atau isi mencapai kurang lebih Rp10 juta.
"Setelah berjibaku melakukan pemadaman dan pendinginan selama lebih dari dua jam, petugas akhirnya menyelesaikan penanganan kebakaran pada pukul 16.39 WIB. Selanjutnya, seluruh personel kembali ke markas pada pukul 17.07 WIB," katanya.
Peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius bagi masyarakat dan pengelola kawasan industri agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama keberadaan lahan kosong dan material mudah terbakar yang dapat mempercepat perambatan api.
“Kecepatan pelaporan dan penanganan awal sangat penting untuk mencegah kebakaran menjadi lebih besar. Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api di lahan kosong, terlebih di kawasan yang berdekatan dengan permukiman maupun area indutri," pesan Aep. (Rustandi)






Posting Komentar