Polres Cimahi Bekali Pelajar SMAN 1 Ngamprah Pahami AI dan Waspadai Ancaman Deepfake
Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di SMAN 1 Ngamprah, Jalan Kenanga Raya PCI 2, Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Senin (31/8/2026). Program ini merupakan tindak lanjut Surat Perintah Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Nomor Sprin/2348/VII/KEP./2026 tentang pelatihan TOT Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan dipimpin langsung Kasubbag Watpers Polres Cimahi AKP Yoslinda Prisma, S.Trk., M.M., bersama personel dari Bag SDM, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Resnarkoba, Sat Lantas dan Sat Samapta Polres Cimahi serta jajaran Polsek Batujajar.
Sebanyak 40 siswa mengikuti sosialisasi yang dilaksanakan dalam satu laboratorium komputer. Para pelajar diberikan pemahaman mengenai perkembangan Artificial Intelligence serta cara memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung produktivitas dan aktivitas pembelajaran.
AKP Yoslinda Prisma memengatak, tidak hanya mengenalkan manfaat AI, jajaran Polres Cimahi juga memberikan perhatian serius terhadap potensi penyalahgunaan teknologi yang kini semakin berkembang. Pelajar dibekali pemahaman mengenai pentingnya menjaga data pribadi dan meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital.
"Ancaman deepfake suara maupun video, manipulasi foto, penyebaran hoaks hingga potensi penipuan berbasis kecerdasan buatan menjadi materi penting dalam sosialisasi tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif Polri dalam mencegah generasi muda menjadi korban maupun pelaku penyalahgunaan teknologi," ujar AKP Yoslinda Prisma.
Melalui kegiatan tersebut,AKP Yoslinda Prisma, berharap para pelajar memiliki literasi digital yang kuat serta karakter yang bijaksana dalam menggunakan teknologi. AI diharapkan tidak hanya dipandang sebagai teknologi canggih, tetapi menjadi sarana positif yang harus digunakan secara etis, bermoral dan bertanggung jawab.
"Sosialisasi Paham AI ini juga menjadi upaya membangun kedekatan antara Polri dengan dunia pendidikan. Kehadiran anggota kepolisian di tengah pelajar diharapkan mampu membuka ruang komunikasi positif dan mengubah paradigma bahwa Polri bukan hanya sebagai penegak hukum, melainkan juga mitra serta pendamping masyarakat dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman," tegas AKP Yoslinda Prisma.
Dengan semakin pesatnya transformasi digital, Polres Cimahi menegaskan pentingnya membangun kesadaran sejak dini. Generasi muda harus mampu menguasai teknologi tanpa kehilangan etika, serta memiliki kemampuan melindungi diri dari berbagai ancaman kriminalitas berbasis teknologi. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, lancar dan kondusif. (Rustandi)






Posting Komentar