Police Goes to School di Cimahi, 741 Pelajar Dibekali Pesan Antibullying hingga Bahaya Geng Motor
Kegiatan yang dimulai pukul 06.30 WIB tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran pelajar terhadap bahaya perundungan (bullying), narkoba, hingga kenakalan remaja yang berkaitan dengan geng motor.
Upacara yang berlangsung di lapangan SMK Taruna Mandiri itu dipimpin oleh AKP Budi Purwanto, selaku Kanit Sabhara Polsek Cimahi, sebagai pembina upacara. Sementara itu, AIPDA Alfian A. Setiawan, S.Sy., Bhabinkamtibmas Kelurahan Cipageran, bertugas sebagai penghubung dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Sebanyak kurang lebih 741 siswa dan siswi dari SMK Taruna Mandiri, SMA Putra Mandiri, serta SMP Taruna Mandiri mengikuti kegiatan tersebut. Turut hadir Ketua Yayasan Taruna Mandiri, para kepala sekolah, guru, dan staf sekolah. Kehadiran jajaran kepolisian di lingkungan pendidikan ini diharapkan mampu mempererat sinergi antara aparat keamanan dan pihak sekolah dalam membangun karakter generasi muda.
Dalam penyampaiannya, AKP Budi Purwanto, menekankan pentingnya menghentikan segala bentuk perundungan, baik secara fisik, verbal, maupun melalui media sosial. Para pelajar diimbau untuk saling menghormati, tidak merendahkan teman, serta berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau pihak berwenang agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih serius.
"Selain itu, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan, masa depan, serta kehidupan sosial. Pelajar juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh ajakan teman atau lingkungan yang menjerumuskan pada perilaku negatif, serta mampu memilih pergaulan yang sehat dan positif," ujarnya.
Perhatian khusus turut diberikan terhadap fenomena kenakalan remaja, terutama keterlibatan dalam kelompok geng motor yang berpotensi memicu tawuran, kekerasan, dan gangguan keamanan serta ketertiban masyarakat. Kepolisian mengajak para pelajar untuk mengisi waktu dengan kegiatan produktif, mengembangkan prestasi, dan tidak ikut-ikutan dalam aktivitas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
"Dalam kesempatan tersebut, pelajar yang telah memiliki SIM C juga diingatkan agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk menggunakan knalpot sesuai standar kendaraan dan tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan. Kesadaran berkendara secara tertib dinilai penting untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,"tandas AKP Budi Purwanto,.
Kapolsek Cimahi, KOMPOL Donny Irawan, S.H., menyampaikan imbauan kepada orang tua, guru, dan siswa agar bersama-sama meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap generasi muda.
"Ia menekankan pentingnya komunikasi antara keluarga dan sekolah untuk mencegah perundungan, penyalahgunaan narkoba, serta keterlibatan remaja dalam geng motor. Selama kegiatan berlangsung, upacara berjalan dengan khidmat, tertib, dan lancar. Melalui program Police Goes to School, Polsek Cimahi berharap para pelajar dapat tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berkarakter, taat hukum, dan mampu menjaga keamanan serta ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat," pungkas Kompol Donny. (Rustandi)






Posting Komentar