Police Goes To School di SMPN 3 Cipatat, Kapolsek Ajak Siswa Jauhi Bullying dan Tawuran
Kapolsek Cipatat, Kompol D.M.S. Andriani Sapin, S.Pd., M.H.I., hadir langsung memberikan sosialisasi dan edukasi kepada para siswa dan siswi di lapangan upacara sekolah. Kegiatan ini turut dihadiri Kepala SMPN 3 Cipatat, Ati Rosmiati, S.Pd., M.Pd., Bhabinkamtibmas Desa Mandalawangi, para guru, staf sekolah, serta seluruh peserta didik yang mengikuti kegiatan dengan tertib.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Cipatat menekankan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk perundungan atau bullying.
"Para pelajar diajak untuk saling menghargai, menjaga persahabatan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman, baik secara fisik maupun verbal. Sikap saling menghormati dinilai menjadi salah satu kunci dalam membangun suasana belajar yang kondusif," ajak Kompol DMS Andriani.
Tak hanya menyoroti persoalan perundungan, Kompol D.M.S. Andriani juga mengingatkan para siswa agar menjauhi aksi tawuran antarpelajar. Menurut pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, perbedaan pendapat maupun perselisihan seharusnya diselesaikan dengan cara yang baik, bukan melalui kekerasan. Para siswa juga diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh ajakan negatif yang berpotensi merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan sekolah.
"Selain itu, para pelajar mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan berbagai tindakan kriminalitas lainnya. Kapolsek mengajak siswa untuk lebih fokus dalam menuntut ilmu, mengisi waktu dengan kegiatan positif, serta memahami bahwa masa sekolah merupakan kesempatan penting untuk mempersiapkan masa depan. Kesadaran untuk menaati aturan dan menjauhi pergaulan yang berisiko diharapkan dapat tumbuh sejak dini," tegas Kompol DMS Andriani.
Dalam era digital, penggunaan telepon genggam atau gadget juga menjadi perhatian. Para siswa diingatkan agar mampu membatasi waktu bermain ponsel dan mengutamakan kegiatan belajar. Mereka juga diharapkan menggunakan media sosial secara bijak, tidak menyebarkan konten yang merugikan orang lain, serta menjaga etika dalam berkomunikasi, baik di dunia nyata maupun di ruang digital.
Kapolsek Cipatat turut mengajak para siswa untuk menghormati orang tua dan guru sebagai sosok yang berperan penting dalam pendidikan serta pembentukan karakter. Ia juga mengajak pihak sekolah dan orang tua untuk terus memperkuat pengawasan, komunikasi, serta pendampingan terhadap anak-anak agar terhindar dari perilaku menyimpang. Sinergi antara kepolisian, sekolah, keluarga, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan taat hukum.
"Melalui program Police Goes To School ini, Polsek Cipatat berharap para pelajar SMPN 3 Cipatat semakin memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban, menjauhi bullying, tawuran, narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja. Kegiatan berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sesaat, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi mewujudkan lingkungan pendidikan yang positif dan masa depan generasi muda yang lebih baik," pungkas Kompol DMS Andriani. (Rustandi)






Posting Komentar