Polsek Cipatat cek Empat SPBU, Stok BBM Terpantau Aman Tanpa Antrean Panjang
Kapolsek Cipatat, Kompol DMS Andriani Sapin memaparkan, pengecekan pertama dilakukan di SPBU 34-40501, Jalan Raya Cibogo Sawo Nomor 295, Kecamatan Cipatat. Berdasarkan data yang dihimpun, tersedia Pertalite sebanyak 23.581 liter, Pertamax 92 sebanyak 10.414 liter, dan Pertamina Dex sebanyak 4.573 liter. Sementara itu, Bio Solar tercatat kosong saat pemeriksaan, dengan kondisi pelayanan tanpa antrean panjang.
Pemeriksaan kedua menyasar SPBU 34-405.14 di Jalan Raya Cipatat Nomor 110. Stok yang dilaporkan meliputi Pertalite 15.500 liter, Pertamax 92 sebanyak 6.000 liter, Pertamina Dex 8,70 liter sesuai catatan laporan, Bio Solar 1.700 liter, serta Pertamax Turbo 7.000 liter. Petugas memantau ketersediaan produk dan situasi pelayanan kepada konsumen.
Selanjutnya, petugas memeriksa SPBU 34-40501 Al-Masoem di Jalan Raya Bandung–Cianjur Kilometer 34, Kampung Warung Jambe, Desa Rajamandala. Stok yang tercatat terdiri dari Pertalite 9.523 liter, Pertamax 92 sebanyak 8.578 liter, Pertamina Dex 1.861 liter, dan Bio Solar 1.387 liter. Kondisi pelayanan di lokasi tersebut dilaporkan berjalan normal tanpa antrean panjang.
"Pengecekan keempat dilakukan di SPBU 34-40529, Jalan Raya Bandung–Cipatat, Kampung Kutalaksan, Desa Mandalawangi. Petugas menerima data stok Pertalite 15.000 liter, Pertamax 92 sebanyak 10.800 liter, Pertamina Dex 3.000 liter, Bio Solar 7.000 liter, serta Pertamax Turbo 9.000 liter. Secara keseluruhan, pelayanan di SPBU tersebut dilaporkan berlangsung lancar," beber Kompol DMS Andriani.
Dari hasil pemeriksaan di empat lokasi, ketersediaan berbagai jenis BBM yang tercatat secara umum berada dalam kondisi normal dan tidak ditemukan antrean panjang. Meski demikian, pemantauan tetap diperlukan untuk memastikan distribusi berjalan sesuai kebutuhan masyarakat serta mengantisipasi kemungkinan gangguan pelayanan," tambah Kapolsek.
Kompol DMS Andriani Sapin, menegaskan bahwa pengecekan SPBU merupakan langkah pengawasan untuk memastikan ketersediaan BBM dan menjaga ketertiban di sekitar area pengisian. Petugas juga memperhatikan potensi kepadatan lalu lintas yang dapat muncul apabila terjadi antrean kendaraan.
"Kapolsek mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan, serta tidak mudah mempercayai informasi kelangkaan yang belum terverifikasi. Pemantauan terhadap kondisi SPBU akan terus dilakukan guna mendukung kelancaran distribusi dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif," tutup Kompol DMS Andriani. (Rustandi)







Posting Komentar