24 C
id
  • Sign in / Join
  • Blog
  • Forums
  • Buy Now!
  • Indeks
SUARA PAKTA


 

Mega Menu

  • Home
  • REDAKSI
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM
  • PEMERINTAHAN
  • EKONOMI
  • PENDIDIKAN
  • POLITIK
  • MAJALENGKA
  • CIMAHI
SUARA PAKTA
Telusuri
Beranda Bandung Design Health & Fitness Dari Bandung ke Ujung Nusantara: Kisah Sidik Permana Menjelajah Indonesia di Atas Dua Roda
Bandung Design Health & Fitness

Dari Bandung ke Ujung Nusantara: Kisah Sidik Permana Menjelajah Indonesia di Atas Dua Roda

Bagi banyak orang, sepeda motor mungkin hanya sebatas alat untuk menembus padatnya lalu lintas kota. Namun bagi Sidik Permana
Penulis : Rustandi
Penulis : Rustandi
15 Jul, 2026 0 0
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

BANDUNG,Suara Pakta.Com– Bagi banyak orang, sepeda motor mungkin hanya sebatas alat untuk menembus padatnya lalu lintas kota. Namun bagi Sidik Permana, pemuda asal Kota Bandung, kendaraan roda dua justru menjadi gerbang untuk menyingkap wajah Nusantara yang tak pernah selesai dipelajari.  

Sidik bukan seorang petualang profesional dengan sponsor besar, bukan pula fotografer dengan lensa mahal. Ia hanya anak muda biasa yang membawa satu hal luar biasa: mimpi untuk melihat Indonesia bukan dari layar, melainkan langsung dengan mata dan hatinya sendiri.  

“Kenapa aku memilih motor, bukan pesawat atau mobil?” ucap Sidik sambil tersenyum, seolah pertanyaan itu sudah puluhan kali ia jawab untuk dirinya sendiri. Baginya, motor memberi kebebasan untuk berhenti kapan saja, menyapa siapa saja, dan merasakan jalan dengan seluruh panca indera.  

Semua bermula pertengahan 2019. Sidik aktif di Bandung Nmax Community dan rutin ikut touring. Tapi rute yang itu-itu saja di Jawa justru menyalakan rasa ingin tahu yang lebih liar. Ada gatal di hatinya: seperti apa rupa Indonesia di luar Pulau Jawa?  

Akhir 2020 menjadi titik balik. Dengan tas yang diikat seadanya di jok belakang dan tekad yang tak bisa ditawar, Sidik menarik gas motornya menyeberang ke Sumatra. Itu bukan sekadar perjalanan pertama ke luar pulau. Itu adalah ritual perkenalan dirinya dengan tanah air.  

“Yang aku bawa waktu itu bukan cuma jaket dan baju ganti,” kenang Sidik saat ditemui di rumahnya, Rabu 15 Juli 2026. “Yang aku bawa adalah rasa penasaran tentang Indonesia yang selama ini hanya aku kenal lewat buku pelajaran, berita di TV, dan cerita orang," kata Sidik.

Sumatra menjawab semua pertanyaannya dengan cara yang tak ia duga. Jalanan panjang, aroma kopi Gayo di udara pagi, hingga dialek yang berganti tiap kali ia melewati batas kabupaten. Semua terasa nyata, megah, dan jauh lebih hidup dari apa pun yang pernah ia lihat di layar.  

"Satu hal yang selalu sama di setiap pemberhentian: keramahan. Orang-orang yang baru ia temui beberapa menit bisa tiba-tiba menawari kopi, tempat berteduh saat hujan, bahkan kasur untuk menginap. Di situlah Sidik sadar, Indonesia bukan cuma tentang bentang alam, tapi tentang manusia," ucapnya.

Rasa puas di Sumatra tak membuat Sidik berhenti. Justru ia makin haus. Kalimantan menjadi tujuan berikutnya. Ia membelah hutan, melewati jalan lurus yang sepi sejauh mata memandang, hingga akhirnya menjejakkan kaki di wilayah perbatasan dengan Malaysia.  

"Tantangan di Borneo berbeda. Bukan cuma jarak, tapi kesunyian. Di beberapa titik, sinyal hilang dan ia hanya ditemani suara mesin serta pepohonan. Namun justru di situlah ia belajar mendengar: mendengar alam, dan mendengar dirinya sendiri," tegasnya.

Tak cukup sampai di situ, stang motor Sidik mengarah ke timur. Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, hingga Kupang ia lewati. Jalur berkelok di pegunungan Flores menguji fokusnya, sementara angin kencang di pesisir Sumbawa menguji nyali.  

Bahkan garis batas negara pun ia lintasi. Sidik sempat masuk ke Timor Leste. Melihat Indonesia dari sisi seberang justru membuatnya terdiam. “Baru sadar, negara kita ini besar sekali. Indah sekali. Dan kita sering lupa bersyukur tinggal di sini,” ujarnya pelan.  

"Dari semua perjalanan, ada satu yang ia simpan di ruang paling khusus di ingatannya: 43 hari mengelilingi Sulawesi. Misinya bukan main-main. Ia ingin sampai ke Miangas, pulau terluar Indonesia di utara yang berbatasan langsung dengan Filipina," tutur Sidik.

Sulawesi memberinya paket lengkap. Aspal mulus yang membuat ia bisa menikmati sabana dan laut biru, lalu tiba-tiba jalan berbatu yang memaksa motor dan tubuhnya bekerja ekstra. Cuaca pun tak bisa ditebak. Pagi terik membakar kulit, sore hujan turun seperti ditumpahkan dari langit.  

Tapi semua kerasnya medan itu selalu luluh oleh manusia yang ia temui. Di warung kecil, di pinggir dermaga, di rumah singgah yang pintunya selalu terbuka. Mereka menyapa Sidik bukan sebagai orang asing, tapi seperti keluarga yang sudah lama pulang.  

Kini, setelah ribuan kilometer terlewati, Sidik memaknai perjalanan dengan cara yang berbeda. Ini bukan tentang seberapa jauh ia pergi, atau berapa banyak provinsi yang ia centang di peta. Ini bukan untuk konten media sosial.  

“Motor ini mengajarkan aku satu hal,” kata Sidik. “Perjalanan adalah cara untuk mengenal Indonesia lebih dekat. Dan anehnya, semakin jauh aku pergi, semakin aku menemukan diriku sendiri di tengah keberagaman yang ternyata menyatukan kita," ucapnya.

Baginya, Indonesia bukan garis di atlas. Indonesia adalah kelas yang tak pernah selesai, dengan guru berupa jalan, laut, gunung, dan manusia-manusia baik yang ia temui di tiap persinggahan.  

Dan perjalanan itu belum selesai. Masih ada Papua yang belum ia jamah. Masih ada pulau-pulau kecil yang namanya bahkan belum ia hafal. Masih ada cerita yang menunggu untuk didengar dari mulut warga, bukan dari berita.  

"Selama roda motornya masih bisa berputar dan rasa penasarannya belum padam, Sidik Permana akan terus berjalan. Karena baginya, Indonesia adalah ruang belajar paling luas yang Tuhan kasih, dan ia beruntung bisa menyapanya lewat dua roda," tutup Sidik. (**)

Via Bandung
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp
Postingan Lama
Postingan Lebih Baru

Anda mungkin menyukai postingan ini

Posting Komentar

Ads Single Post 4

Jasaview.id


 

Hari Ulang Tahun Kota Cimahi ke 25

Hari Ulang Tahun Kota Cimahi ke 25
Hari Ulang Tahun Kota Cimahi ke 25

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijrah

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijrah
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijrah

Dirgahayu Republik Indonesia ke 80

Dirgahayu Republik Indonesia ke 80
Dirgahayu Republik Indonesia ke 80

Dirgahayu Republik Indonesia ke 80

Dirgahayu Republik Indonesia ke 80
Dirgahayu Republik Indonesia yang ke 80

Dirgahayu Kota Cimahi ke 24 Semakin Mantap

Dirgahayu Kota Cimahi ke 24 Semakin Mantap

Hari Ulang Tahun Kota Cimahi Ke 24

Hari Ulang Tahun Kota Cimahi Ke 24

Peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1446 Hijriah

Peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1446 Hijriah
Peringatan Nuzulul Qur'an 17 Ramadhan 1446 Hijriah

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah

Hari Pers Nasional Tahun 2025

Hari Pers Nasional Tahun 2025

Dirgahayu Republik Indonesia ke 79

Dirgahayu Republik Indonesia ke 79

HUT Kota Cimahi ke 23 Tahun

HUT Kota Cimahi ke 23 Tahun

Hari Ulang Tahun Kota Cimahi ke 23

Hari Ulang Tahun Kota Cimahi ke 23

Pantau Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Pantau Produk Hukum Kota Cimahi Terbaru

Hari Pres Nasional

Hari Pres Nasional

Hari Pres Nasional

Hari Pres Nasional

Featured Post

Polsek Cimahi Gercep Tanggapi Aduan Warga Resah Suara Karaoke Keras

Penulis : Rustandi- 7/15/2026 10:21:00 PM 0
Polsek Cimahi Gercep Tanggapi Aduan Warga Resah Suara Karaoke Keras
Polres Cimahi Suara Pakta.Com– Polsek Cimahi gerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Call Center 110 terkait aktivitas karaoke dengan suara kera…
Software Website Toko Online

Most Popular

Pemkot Cimahi Gandeng Akademisi, Ngatiyana: Tiap Kelurahan Target Punya Mesin Pengolah Sampah 5-10 Ton

Pemkot Cimahi Gandeng Akademisi, Ngatiyana: Tiap Kelurahan Target Punya Mesin Pengolah Sampah 5-10 Ton

6/08/2026 12:33:00 PM
Mang Buya Calon RW 12 Kampung Lembur Sawah Cimahi Janjikan Sampah Gratis dan Transparansi

Mang Buya Calon RW 12 Kampung Lembur Sawah Cimahi Janjikan Sampah Gratis dan Transparansi

6/02/2026 09:48:00 PM
Warga RT 03 RW 18 Cibabat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Warga RT 03 RW 18 Cibabat Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

6/08/2026 12:16:00 PM

KABAR NASIONAL

KABAR NASIONAL
PJ Wali Kota Cimahi Meninjau Pelaksanaan Pemilu Di Beberapa Tempat

Tabloid CERDAS

Tabloid CERDAS

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

Kelompok Kerja Jurnalis Nasional

LIPUTAN SUARA PAKTA

Warga RW 12 Kelurahan Utama Cimahi Selatan Gotong Royong Bersihkan Sampah di Pemukiman

Warga RW 12 Kelurahan Utama Cimahi Selatan Gotong Royong Bersihkan Sampah di Pemukiman

6/16/2026 09:14:00 AM
HUT Ke-25, Wali Kota Ngatiyana: Cimahi Aruna Karsa, Cahaya Harapan Baru

HUT Ke-25, Wali Kota Ngatiyana: Cimahi Aruna Karsa, Cahaya Harapan Baru

6/21/2026 08:37:00 AM
SUARA PAKTA

About Us

MEDIA online Suara Pakta.Com merupakan media massa berbasis elektronik yang berpusat di Kota Cimahi Jawa Barat.Media Online Suara Pakta.Com memiliki beragam konten dari berita Umum, Politik, TNI - Polri, Sosial Budaya, Hukum dan Kriminal, Ekonomi Bisnis, Pemerintahan, Pendidikan, Hiburan, Olahraga dll. Konsep portal berita online Suara Pakta.Com semakin menjadi pilihan masyarakat karena sifatnya yang up-to-date dalam pemberitaannya..

Contact us: ,.Email :suarapakta@gmail.com

Follow Us

© Newspaper Theme by https://www.suarapakta.com/
  • HOME