Krisis Air Mengintai! BPBD Cimahi Buka Posko Aduan Darurat, Siap Salurkan Air Bersih ke Warga Terdampak
Kepala BPBD Kota Cimahi, Fithriandy Kurniawan, menegaskan setiap laporan yang masuk akan langsung menjadi dasar koordinasi. Penyaluran bantuan air bersih akan melibatkan instansi terkait agar kebutuhan warga dapat segera dipenuhi tanpa berlarut-larut.
“Selama status siaga kekeringan berlangsung, masyarakat dapat melaporkan kebutuhan air bersih langsung kepada BPBD agar segera kami tindak lanjuti,” ujar Fithriandy saat dihubungi, Jumat 10 Juli 2026.
Fithriandy meminta masyarakat tidak ragu melapor begitu pasokan air mulai menipis. Respons cepat dari warga menjadi kunci agar pemerintah bisa memetakan wilayah prioritas dan meminimalkan dampak musim kemarau terhadap aktivitas harian.
"Di balik kesiapan itu, BPBD mengakui masih ada kendala di lapangan. Hingga kini instansi tersebut belum memiliki armada truk tangki air sendiri, sehingga distribusi bantuan masih bergantung pada kerja sama dengan pihak ketiga," kata Fithriandy.
Guna menutup celah tersebut, BPBD berencana memperkuat kerja sama resmi dengan penyedia jasa distribusi air bersih. Langkah ini diambil untuk mempercepat pengiriman bantuan jika jumlah wilayah terdampak terus bertambah selama kemarau panjang.
Selain mengandalkan bantuan pemerintah, BPBD mendorong warga melakukan antisipasi mandiri. Masyarakat diimbau menghemat penggunaan air untuk kebutuhan vital dan rutin memeriksa toren maupun reservoir komunal agar siap digunakan.
“Masyarakat juga kami imbau menggunakan air secara bijak dan memastikan tempat penampungan air dalam kondisi siap menghadapi musim kemarau,” tegas Fithriandy. (Rustandi)





Posting Komentar