Tak Semua Luka Terlihat, UPTD PPA Cimahi Ungkap Cara Selamatkan Anak Korban Kekerasan dari Lingkungan Berbahaya
![]() |
| Poto Ilustrasi |
CIMAHI, Suara Pakta.Com –Tidak semua luka terlihat. Di balik kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Cimahi, sebagian luka tersimpan dalam diam, dalam perubahan perilaku dan hilangnya rasa percaya diri seorang anak.
Di Kota Cimahi, upaya menghadirkan rasa aman itu dilakukan melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) DP3P2KB Kota Cimahi.
Kepala Bidang UPT PPA DP3P2KB Kota Cimahi, Nia Kurnia mengatakan, hingga September 2026, kekerasan seksual menjadi kasus yang paling banyak ditangani pihaknya, dengan anak sebagai kelompok paling rentan menjadi korban.
"Menurut Nia, prinsip utama penanganan adalah keselamatan korban terlebih dahulu. Setelah itu baru dilakukan pendampingan dan penanganan sesuai kebutuhan korban," ujarnya.
Proses dimulai dari penerimaan laporan dan asesmen untuk mengetahui kondisi anak, bentuk kekerasan yang dialami, serta lingkungan tempat korban berada. Jika lingkungan masih membahayakan, korban akan diamankan.
"Yang penting bukan hanya mengurus kasusnya, tetapi memastikan anak tidak kembali berada dalam situasi yang membahayakan," ujar Nia saat dikonfirmasi via telepon Selasa, 6/9/2026.
Nia menambahkan, dalam sejumlah kasus pelaku justru merupakan orang dekat korban, sehingga kerahasiaan identitas dan perlindungan ekstra menjadi perhatian serius, termasuk penempatan di rumah aman jika diperlukan. (Rustandi)




Posting Komentar